Selasa, 25 November 2014
Home » Dalam Negeri, Headline, Indeks, Peristiwa » Berikut Ini Pesan Ketua MUI Pusat Kepada Umat Islam Terkait Bahaya Syi’ah

Berikut Ini Pesan Ketua MUI Pusat Kepada Umat Islam Terkait Bahaya Syi’ah

Waspadai Perlawanan Syiah IndonesiaJAKARTA (KompasIslam.Com) – Berikut ini beberapa pesan yang disampaikan Wakil Ketua Umum MUI Pusat, Dr (HC) KH Ma’ruf Amin kepada umat Islam terkait bahaya laten dan perkembangan kelompok sesat Syi’ah di Indonesia saat menerima kunjungan pengurus Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI) Makassar, Muh Istiqamah, Senin (10/3/2014) malam lalu dirumah pribadi KH Ma’ruf Amin, di Jakarta ;

1. Meskipun dalam pengurus MUI Pusat ada tokoh yang mendukung Syi’ah seperti Prof Umar Shihab, namun Buku Panduan MUI berjudul, “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi’ah di Indonesia” tetap harus diterbitkan karena ada amanah fatwa MUI tahun 1984 untuk mewaspadai masuknya ajaran Syi’ah di Indonesia. Dan alhamdulillah buku itu sudah tersebar luas di masyarakat.

Fatwa MUI tahun 1984 tersebut masih menggantung, Syi’ah bagaimana yang harus diwaspadai. Karena itu, dalam buku ini kami jelaskan dan gambarkan bentuk ajaran dan pergerakan Syi’ah di Indonesia yang harus diwaspadai.

2. Saya sebenarnya pernah diakali untuk pergi ke Iran tapi saya tidak pernah mau. Makanya yang lain pergi ke Iran, saya tidak. Karena itu, sepulang dari Iran Umar Shihab mendukung Syi’ah.

3. Syi’ah di Indonesia yang kita temukan, tidak bisa kita pungkiri memang mempraktekkan makian kepada sahabat-sahabat Nabi (Muhammad SAW –red).

4. Untuk Fatwa Nasional tentang kesesatan Syi’ah, kami butuh bukti lapangan orang Syi’ah memaki sahabat. Karena Jalaluddin Rahmat itu sering menyangkal jika dituduh memaki sahabat. Bukan literatur, kalau literaturnya ada.

Seperti di Sampang, bukti lapangannya ada, mencaci maki sahabat Nabi (SAW –red). Di Jawa Timur, mereka (pemerintahnya) berani, Ulamanya bersatu. Meskipun waktu itu ada tekanan dari (beberapa orang) Kemenag, saya tetap mendukung fatwa MUI Jatim tentang kesesatan Syi’ah karena sudah prosedural. Begitu juga saya mendukung MUI daerah untuk keluarkan fatwa serupa kalau sudah menemukan bukti lapangan.

5. Quraish Shihab itu jelas sekali mendukung Syi’ah dalam bukunya “Sunni-Syiah Dalam Genggaman Ukhuwah, Mungkinkah?,” Kemudian Tim Penulis Pesantren Sidogiri mematahkan semua argumen Quraish Shihab dalam buku bantahan yang mereka tulis, namun sayang, buku ini tidak terlalu menyebar. [Khalid/LPPI Makassar]

Kirimkan berita/foto/suara anda ke redaksi@kompasislam.com atau kompasislam@gmail.com. Kerjasama dan informasi pemasangan Iklan : kompasislam@gmail.com.